Depan » Lain-lain » 41 Kasus Pembalakan Liar Terjadi Di Tnmb

41 Kasus Pembalakan Liar Terjadi di TNMB

14 Sep 2011 | EmailKirim Teman

Jember (ANTARA) – Sebanyak 41 kasus pembalakan liar terjadi di kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) yang berada di Kabupaten Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur, sejak Januari-Agustus 2011.

Koordinator polisi hutan (Polhut) TNMB Musafa, Rabu, mengatakan pembalakan liar yang terjadi di kawasan Meru Betiri tahun ini diprediksi meningkat karena itu petugas melakukan patroli secara intensif di sejumlah lokasi yang rawan pembalakan liar.

“Tahun 2010 tercatat jumlah kasus pembalakan liar selama setahun sebanyak 43 kasus, sedangkan tahun ini sejak Januari-Agustus sudah mencapai 41 kasus,” tuturnya.

Ia mengemukakan penebangan kayu secara ilegal terbanyak berada di kawasan Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Ambulu yang luasnya mencapai 28.370 hektare (ha).

“Kawasan SPTN Wilayah II meliputi Desa Sanenrejo, Andongrejo, Wonoasri dan Bandealit. Jumlah petugas yang memantau wilayah itu sangat terbatas, sehingga pembalakan liar masih marak di sana,” paparnya.

Jenis kayu yang paling banyak ditebang oleh pelaku biasanya jenis kayu sapen, kemuning dan garu karena kayu tersebut mudah dijual untuk kebutuhan rumah untuk pintu dan jendela.

Musafa mengakui bahwa jumlah personel polhut sebanyak 33 orang belum bisa maksimal untuk mengawasi kawasan TNMB seluas 58 ribu ha, sehingga pembalakan liar masih menjadi ancaman bagi kawasan TNMB.

“Pembalakan liar secara terus menerus dapat mengancam kelestarian fauna dan flora endemik di kawasan Meru Betiri,” ucapnya tegas.

Ia berharap kasus pembalakan liar bisa ditekan dengan kerja keras yang dilakukan petugas polhut dengan mempersempit ruang gerak pelaku ilegal loging di kawasan taman nasional setempat.

“Kami juga menjalin kerja sama dengan masyarakat sekitar hutan untuk memberikan informasi, apabila ada orang yang mencurigakan masuk kawasan hutan konservasi,” katanya menjelaskan.

Pertengahan Agustus lalu, polhut TNMB berhasil menangkap tiga pelaku pembalakan liar di jalan desa Dusun Baban Tengah, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.