Bakosurtanal Menyerahkan Peta Jalur Wisata Baru Halimun Taman Nasional Gede-Pangrango
04 Jan 2011 | Kirim TemanSukabumi – Kepala Pusat Pemetaan Dasar Rupa Bumi (PDR) Ir.Edwin Hendrayana selaku perwakilan dari Bakosurtanal menyerahkan secara simbolis Peta Jalur Wisata Baru Halimun Taman Nasional Gede-Pangrango kepada Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Ir.Agus Wahyudi,MM pada Jum’at (24/12/2010). Acara penyerahan tersebut merupakan salah satu acara inti dalam rangkaian acara Gelar Panthera 2010 yang merupakan kerjasama antara Volunteer Panthera dengan pihak TNGGP.
![]() |
Sebelumnya Bakosurtanal telah bekerja sama dengan Volunteer Panthera, Rimpala IPB (Rimbawan Pecinta Alam Institut Pertanian Bogor) dan TCO Indonesia (Tree Climber Organisation) untuk mengadakan pelatihan pemetaan selama 6 bulan dari pertengahan Januari hingga pertengahan Juli 2010. Pelatihan pemetaan tersebut ditujukan kepada anggota Rimpala, anggota TCO, mahasiswa IPB dan umum. Selain pelatihan secara teori peserta juga mengikuti praktek pembuatan peta tematik secara langsung. Sebagai hasil praktek pembuatan peta oleh peserta pelatihan adalah Peta Jalur Wisata Baru Halimun Taman Nasional Gede-Pangrango yang kemudian diserahkan kepada pihak TNGGP. Peta tersebut memuat berbagai fitur, antara lain : relief (disajikan dalam garis kontur dan hill shading), Jalur wisata sampai ke Air Terjun Cibereum, patok tanda jarak, jalur evakuasi, lokasi shelter dan pos pengawasan serta foto – foto lokasi menarik beserta keterangannya. Diharapkan nantinya peta ini dapat digunakan sebagai sumber informasi bagi pengunjung yang datang ke TNGGP.
![]() |
Dalam rangkaian acara Gelar Panthera 2010 yang diselenggarakan di Camping Ground I TNGGP ini selain menyerahkan Peta Jalur Wisata Baru Halimun, Bakosurtanal juga menjadi narasumber dalam acara Workshop dengan tema “Informasi Geospasial Sebagai Media Komunikasi Navigasi Kebencanaan” pada Sabtu (25/12/2010). Tim narasumber dipimpin oleh Kepala Bidang Pemetaan Dasar Kedirgantaraan-Bakosurtanal, Drs. Win Islamuddin Bale, didampingi oleh Yofri Furqani Hakim ST, Asep Sofyan ST, dan Suryanto ST. Selain memberikan pengetahuan tentang navigasi kebencanaan acara workshop tersebut juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan umum kepada masyarakat mengenai informasi geospasial serta sosialisai RUU Informasi Geospasial yang saat ini sedang dalam tahap pembahasan panitia kerja di DPR RI. Dari pertanyaan – pertanyaan yang muncul dalam sesi tanya jawab terlihat sekali bahwa peserta sangat antusias mengikuti pemaparan materi workshop terutama ketika membahas mengenai proses pembuatan peta, navigasi dan kebencanaan. [Suryanto © Bakosurtanal | www.bakosurtanal.go.id]
[ Sumber www.gedepangrango.org ]
Berita lainnya
- Warning Bagi Penyelenggara dan Penyelenggaraan Karbon Hutan
- Panduan Ijin Usaha Jasa Wisata Alam
- Wakatobi Jadi Cagar Biosfer Dunia
- Protokol Nagoya “Akses dan Pembagian Keuntungan atas Pemanfaatan Sumber Daya Genetik”
- Komentar Publik terhadap Penyelenggaraan Karbon Hutan
- Menyulap Hutan Konservasi sebagai Taman Wisata Alam
- Rapat Koordinasi Pengusahaan Pariwisata Alam 2012
- Hari Bumi 22 April 2012
- Konsultasi Publik Permenhut Penyelenggaraan Karbon Hutan
- 2nd Indonesia Climate Change Education Forum & Expo
















