Depan » Artikel » Bbksda Riau Amankan 3 Eksavator Perambah Di Cagar Bisofer

BBKSDA Riau Amankan 3 Eksavator Perambah di Cagar Bisofer

01 Feb 2011 | EmailKirim Teman

Kegiatan perambahan di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil terus terjadi. Padahal upaya pengamanan juga tak dikendorkan. Terbukti dengan diamankannya 3 eksavator dari kawasan dilindungi tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU-Kasubag Daevlap dan Humas Balai Besar KSDA Riau, M Zanir kepada Riauterkini Selasa (1/2/11) mengakui bahwa sudah terjadi perambahan di kawasan cagar biosfer. Tepatnya di Giam Siak Kecil, salah satu suaka margasatwa yang menjadi cagar biosfer.

Penyebabnya, tambah Zanir, di sekitar kawasan cagar biosfer terdapat perkampungan. Termasuk di areal HTI yang juga ada warganya. Dekatnya kawasan konservasi cagar biosfer tersebut membuat kawasan yang menjadi satu-satunya cagar alam yang diakui dunia dengan mengantongi sertifikat dari Unesco.

“Memang ada perambahan di kawasan Cagar Biosfer. Tepatnya di SM Giam Siak Kecil. Kasus perambahan di kawasan tersebut menghasilkan 3 escavator berhasil diamankan oleh BBKSDA. 1 sudah keluar dari TKP dan kini berada di kantor BBKSDA Riau, sisanya sebanyak 2 escavator masih TKP. Rencananya akan dievakuasi dari lapangan sesegera mungkin. Sebelumnya, 1 escavator yang sudah ditahan di kantor BBKSDA Riau berhasil diamankan 60 personel Polres Siak,” terangnya.

Disinggung mengenai pihak yang dicurigai sebagai cukongnya, Zanir mengatakan bahwa BBKSDA Riau dari Informasi awal sudah mengantongi nama siapa yang menjadi investor (Cukong). Sekarang tengah melakukan pengusutan dan mengumpulkan bukti serta data. Yang pasti, BBKSDA Riau sudah komitment untuk menuntaskannya. Namun perlu waktu dan tenaga.

“Yang jelas tidak akan mengorbankan masyarakat. Sepanjang masyarakat tidak melawan hukum,” tandasnya.***(H-we)