Depan » IJ-REDD » Ij-redd Palangkaraya

IJ-REDD Palangkaraya

11 Des 2015 | EmailKirim Teman

Project Steering Commitee / Joint Coordinating Committee Kedua

PSC/JCC kedua dilaksanakan pada 22 Juli 2014, dihadiri oleh sekitar 60 partisipan dari Kementerian Kehutanan, BAPPENAS, Kementerian Dalam Negeri, BP REDD+, dan perwakilan Pemerintah Daerah dari Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. dari pihak Jepang, Atase Lingkungan Hidup Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, dan Senior Representative dari Kantor JICA Indonesia.

Rapat komite dibuka oleh Bapak Dr. Hadi Daryanto, Sekretaris Jendral Kementerian Kehutanan dan dipimpin oleh Ibu Dr. Yetti Rusli, Staf Ahli Menteri Kementerian Kehutanan bidang Lingkungan dan Perubahan Iklim. Pencapaian dalam tahun pertama IJ-REDD+ dilaporkan, dan Rencana Kerja Tahun Kedua (2014-2015) juga dipaparkan dalam pertemuan tersebut.

Workshop on Wood Product Utilization for Climate Change Mitigation

Workshop on Wood Product Utilization for Climate Change Mitigation dilaksanakan pada 4 September 2014, mengundang Profesor Masahiro Amano dari Universitas Waseda. Workshop tersebut dihadiri oleh sekitar 80 partisipan dari direktorat di Kementerian Kehutanan, kementerian yang terkait, Universitas, NGO, dan parapihak lain. Semenjak Indonesia Memiliki kapasitas produksi yang besar untuk mempromosikan produksi kayu dari pengelolaan hutan lestari, sangat penting dan merupakan waktu yang tepat untuk membahas bagaimana untuk mengevaluasiperan produk kayu dalam mitigasi perubahan iklim.

Workshop ini diselenggarakan dalam rangka untuk (1) Memberikan informasi pada diskusi internasional dalam mengevaluasi peranan hasil hutan kayu dalam kaitannya mitigasi perubahan iklim. (2) Memberikan informasi dan diskusi tentang kebijakan dan upaya yang dilakukan di Indonesia guna mempromosikan hasil hutan kayu yang dikelola secara lestari dalam hubungannya dengan isu perubahan iklim

Survey Lapangan di Proyek REDD + di Hutan Konservasi di Indonesia

Dalam rangka untuk memperoleh informasi terkait dengan Studi Tentang Proyek REDD+ di Proyek Konservasi di Indonesia, konsultan lokal IJ-REDD+ mengadakan kunjungan lapngan dengan ditemani oleh IJ-REDD+ Project.

Pada tanggal 8-11 September 2014, wawancara dan kunjungan lapangan dilaksanakan di KPH Rinjani Barat, tim mengamati peningkatan kehidupan masyarakat termasuk dalam kerajinan, madu hutan, Minyak kayu putih, dan Gaharu.

Pada 8-11 September 2014 kunjungan lapangan ke Taman Nasional Meru Betiri dilaksanakan, ditemani dengan Bapak Noor Hidayat dan staff dari Taman Nasional Gunung Palung. Workshop dengan delegasi dari FRIM (Forest Research Institute of Malaysia) juga dilaksanakan dan Pak Noor menyajikan presentasi mengenai IJ-REDD+.

Isu di TNMB adalah penebangan ilegal, perambahan hutan. TNMB mengalokasikan area khusus untuk kegiatan bertani masyarakat, aktivitas REDD+ disana sebagian besar terkait dengan penjagaan, termasuk peningkatan taraf hidup masyarakat dengan bertani jamur tiram

Pada 28 – 30 September 2014, kunjungan lapangan ke Rimba Raya Conservation selaku sektor swasta yang mendukung pembangunan REDD+ dilaksanakan. Proyek tersebut dilakukan di lahan gambut Provinsi Kalimantan Tengah dengan area di taman nasional dan daerah penyangganya.

Workshop Study Tentang Proyek REDD+ di Taman Nasional dan Kawasan Konservasi Lain

Workshop Studi tentang Proyek REDD+ di Taman Nasional dan Kawasan Konservasi Lain diselenggarakan pada 19 November 2014. dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari Taman Nasional Gunung Palung, NGO, Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi dan Hutan Lindung, Kelompok Kerja REDD+ Kalimantan Barat, dan lainnya.

Penelitian ini dilaksanakan untuk memenuhi tujuan (1) Mengumpulkan informasi, laporan dan data pada proyek REDD+ terkait atau aktivitas di taman nasional atau hutan konservasi ; (2) Mengkaji dan menganalisa hasil dari proyek ini atau aktivitas dari berbagai aspek terkait dengan unsur-unsur penting dari metodologi REDD+; (3) Mengidentifikasi masalah, kesenjangan dan elemen yang diperlukan untuk mengembangkan pedoman pengembangan REDD+ di kawasan konservasi dan mengusulkan roadmap untuk mengembangkan pedoman

Koordinasi dan Pertukaran Informasi dengan Organisasi Terkait

Proyek IJ-REDD+ telah berkoordinasi dengan berbagai organisasi, berpartisipasi melalui lokakarya dan pertemuan. Kegiatan proyek berkesempatan dipamerkan di stan pada salah satu lokakarya yang diselenggarakan oleh BP REDD+, pada tanggal 18-19 November 2014.

Pertukaran informasi mengenai proyek juga dilakukan melalui pertemuan, dan dengan berbagai pengunjung acara termasuk para peneliti dan sektor swasta.