Depan » Ij-redd+ Project

IJ-REDD+ PROJECT

EmailKirim Teman

Proyek Kerjasama teknis antara Kementerian Kehutanan Indonesia dengan JICA (Japan International Cooperation Agency) ini sudah berjalan selama 1 tahun. Provinsi yang menjadi target proyek IJ-REDD+ adalah Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi Kalimantan Tengah. Banyak aktivitas, capaian dan output yang sudah dijalankan. Program Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation Plus (REDD+) ini menargetkan empat kawasan hutan di Kalimantan Barat, yaitu Kabupaten Pontianak, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Ketapang, dan Kabupaten Kubu Raya. Kawasan Taman Nasional Gunung Palung, termasuk dalam targe tersebut. Dalam Newsletter ini terangkum semua capaian dari masing-masing output proyek. Semoga kedepannya, proyek ini bisa memberikan kontribusi bagi pembangunan kehutanan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Ikhtisar Proyek

Selama kurun waktu 1 tahun ini, telah banyak aktivitas yang dilakukan oleh proyek IJ-REDD+. Terdapat 5 output yang secara kontinyu akan menjadi target, guna memberikan kontribusi dalam pengembangan REDD+ di Indonesia; (1) Mekanisme REDD+ level Provinsi Kalimantan Barat; Telah dilakukan kegiatan monitoring (Remote Sensing, Field Survey, GIS), Training dan kontribusi ke REDD+ MRV, serta RAD-GRK; (2) Model REDD+ di Taman Nasional; Facilitation Training, Peningkatan Kapasitas Staf Taman Nasional (Workshop Collaborative Management), Socio-economic Survey, Survey on FPIC, Survey dan Pelatihan mengenai Biodiversity Survey; (3) Output 3 baru akan mulai dilaksanakan pada tahun kedua setelah ada hasil/rekomendasi dari output 1; (4) MRV level provinsi di Kalimantan Tengah; Meeting dengan JICA-JST Project (Hokkaido University) dalam kolaborasi dengan IJ-REDD+, menghadiri Peat Carbon Measurement Workshop yang di organisir oleh BSN dan JICA-JST Project,  4th International Workshop on Wild Fire and Carbon Management in Peat-Forest in Indonesia, serta  menyelenggarakan Joint Workshop on REL and MRV of Peat Land and Peat Forest in Central Kalimantan; (5) Mendukung REDD+ Level Nasional dengan berkontribusi aktif dalam presentasi di berbagai meeting; COP 19 di Warsawa, REDD+ Partnership Workshop and Meeting. Beberapa aktivitas terkait dengan Joint Credit Mechanism yaitu Interactive Dialogue with Privat Sector in Japan dan mendukung REDD+ session di JCM Capacity Building Workshop. Selain itu ada aktivitas yang terkait dengan Capacity Building, yaitu Satoyama Training Course di Jepang dan Visiting Program to Japan.

Area Proyek

Peta tersebut merupakan areal kerja Project IJ-REDD+ JICA di Kalimantan Barat. Empat Kabupaten yaitu Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, dan Pontianak, menjadi target area. Sedangkan untuk area hutan konservasu  yang menjadi target ialah Taman Nasional Gunung Palung. Target potensial lainnya, yaitu HP (Hutan Produksi), HL (Hutan Lindung), dan APL (Area Penggunaan Lain).

Pembelian Peralatan Proyek

Dalam kurun waktu satu tahun (Juli 2013 – Juni 2014), sejumlah peralatan telah diadakan untuk pelaksanaan proyek sekaligus penguatan bagi  UPT dalam mendukung proyek. Dua mobil lapangan (gardan ganda) dan 10  motor telah dioperasikan untuk kegiatan di lingkup Taman Nasional Gunung Palung. Termasuk, pengadaan peralatan survey keanekaragaman hayati seperti camera trap, dll yang diaplikasikan di hutan.

Peralatan seperti GPS, Kamera, binocular, dll juga diadakan untuk mendukung program-program pelatihan-pelatihan.

Komunikasi

Sebagai sebuah pertanggungjawaban proyek kepada para stakeholders, maka disusun laporan berupa prosiding yang berfungsi untuk merekam kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh proyek.

Kantor Pontianak

Kick-Off Workshop

Lebih dari 100 orang undangan peserta Kick Off Workshop IJ-REDD+ Project. Kegiatan ini di laksanakan di Hotel Aston Pontianak. Hadir di acara ini pejabat pemerintah di Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Kota, mitra proyek REDD di Kalimantan Barat, dan jaringan NGO Lokal, Nasional, dan Internasional. Workshop ini diselenggarakan bersama sama Proyek FCP (Fire Control Project) dan IJ-REDD+ Project. Bagi IJ-REDD+ workhop ini menandai di mulainya proyek.

Pemerintah Daerah Kalimantan Barat, saat ini telah dan sedang menyusun dokumen Rencana Aksi Daerah untuk penurunan emisi gas rumah Kaca (RAD GRK) dan Dokumen Strategi Rencana Aksi Provinsi untuk Implementasi REDD+ (SRAP REDD+).

MRV Capacity Buildng

Monitoring (Remote Sensing, Field Survey, GIS) Training.

Tersedianya tenaga teknis yang memahami metodology MRV (Monitoring, Reporting and Validation) dan REL (Reference Emission Level) menjadi salah satu prasyarat yang dibutuhkan oleh Provinsi Kalimantan Barat. Dalam upaya menyusun dokumen dan memastikan tercapainya penurunan emisi gas rumah kaca (karbon)di Kalimantan Barat, khususnya dari sektor kehutanan dan lahan gambut.

Sebagai bentuk dukungan IJ-REDD+ Project kepada pemerintah daerah kalimantan Barat, maka IJ-REDD+ Project menyelenggarakan pelatihan GIS dan Monitoring Plot Contoh. Dari pelatihan ini, diharapan Kalimantan barat akan memiliki 9 orang tenaga teknis yang mampu menyusun dokumen MRV/REL Kalimantan Barat. Peserta pelatihan berasal dari Dinas Kehutanan Provinsi, Dinas Kehutanan Kabupaten Ketapang, dan Kabupaten Kayong Utara, Staf Badan Lingkungan Hidup, Staf Bappeda, Staf dari UPT Pusat (BKSDA, BPDAS Kapuas, BPKH Wilayah 3 Pontianak dan Staf Kantor Balai Taman Nasional Gunung Palung).

SRAP Kalbar Printing

Menyebar luaskan Strategi Rencana Aksi Provinsi (SRAP) untuk Implementasi REDD+ mutlak dilakukan. Maka dengan ini IJ-REDD+ berkontribusi dalam memperbanyak dokumen SRAP REDD+ Kalimantan Barat, sebanyak 400 eksemplar yang selanjutnya diserahkan kepada POKJA REDD Kalimantan Barat untuk di sebar luaskan kepada stakeholder penting di Kalimantan Barat.

SRAP Kalbar English Translation Support

IJ_REDD+ memberikan dukungan dengan memperbanyak dokumen SRAP REDD+ Kalimantan Barat dalam dua bahasa, Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Technical Committee

Pada tanggal 5 Juni 2014, bertempat di Hotel Mercure Pontianak,  telah dilaksanakan pertemuan komite teknis IJ-REDD+ Project. Pertemuan pertama ini di hadiri oleh 23 orang yang terdiri dari unsur ketua dan Anggota Komite Teknis, Anggota Tim Konsultan IJ-REDD+ Project dan staf IJ-REDD+ Project. Rapat di buka dan dipimpin oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat selaku Ketua Komite Teknis.

Kantor Ketapang

Kick-Off Meeting

Membangun Model Mekanisme REDD+ di Taman Nasional Gunung Palung dan Daerah Penyangganya. Pertemuan diadakan pada tanggal 11 Desember 2013  bertempat di Hotel Aston Ketapang, dihadiri oleh lebih dari 50 orang dari berbagai instansi pemerintah pusat, pemerintah kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, dan LSM. Pertemuan ini dibagi dalam 3 sesi ; (1) empat narasumber; (2) menampilkan enam narasumber; (3)  narasumber.  Pertemuan ini bertujuan untuk:

1.   Memberi  penjelasan tentang  pelaksanaan Proyek IJ-REDD+, khususnya untuk keluaran 2 kepada  semua pihak terkait.

2.   Memperoleh gambaran kondisi aktifitas pemberdayaan masyarakat di buffer zone  TNGP sebagai masukan dalam pelaksanaan Proyek IJ-REDD+, khususnya untuk keluaran 2 dari parapihak dan berbagi pengalaman dengan kegiatan yang dilakukan oleh pihak lain.

3.   Memperoleh masukan pola kerjasama dengan pihak-pihak terkait yang efektif.

Facilitation Training

Pelatihan fasilitasi ini dilaksanakan dalam  4 seri pelatihan dengan tema Partnership Building, Arumono Sagashi, Community Based Issue Analysis, dan pembuatan rencana aksi oleh masyarakat.  Seri pertama dilaksanakan pada Tanggal 16-20 September 2013, seri kedua dilaksanakan pada Tanggal : 13 – 17 Januari 2014, seri ketiga dilakukan pada tanggal 4-7 Februari 2014, dan seri terakhir pada Tanggal 3 – 6 Maret 2014. Untuk angkatan pertama ini sebanyak 12 staff TNGP menjadi peserta pelatihan.  Di akhir pelatihan para peserta mempraktekkan hasil pelatihan di tempat kerjanya agar dapat membuat rencana aksi bersama masyarakat dengan ditambah beberapa pelatihan tindak lanjut yang didukung oleh IJ-REDD+ Project.

Colaborative Management Survey

Lokakarya diadakan pada tanggal 2-4 Juli 2014 bertempat di Hotel Aston, Ketapang. Dihadiri oleh sekitar 35 staf TNGP baik struktural maupun fungsional sebagai peserta. Terdapat 11 isu yang berhasil teridentifikasi selama lokakarya berlangsung dan 4 kerangka utama pengelolaan.  Hasil lokakarya ini diharapkan menjadi masukan bagi peningkatan pengelolaan TNGP yang pada akhirnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan melibatkan multi pihak.

Socio-Economic Survey

Sedang dilakukan Socio-economic Survey di Daerah Penyangga Gunung Palung yang bertujuan;

(1) Mengidentifikasi karakter sosial-ekonomi dari Desa Penyangga TNGP untuk persiapan dari dokumen Proyek REDD+; (2)  Menganalisis pendorong utama deforestasi dan degradasi hutan untuk setiap karakteristik sosial-ekonomi / kategori: (3) Mengeksplorasi potensi tindakan (kegiatan REDD +) untuk meminimalkan deforestasi dan degradasi hutan.

Biodiversity Training

Kursus pelatihan survei keanekaragaman hayati dilakukan pada 16-21 Juni 2014 mentoring dilakukan oleh 8 peneliti dari LIPI. Dua belas peserta terdiri dari sebelas PEH dan Polhut 1 dari Taman Nasional Gunung Palung.  Metode pembelajaran meliputi teori di kelas dan praktek lapangan yaitu di daerah Lubuk Baji. Praktek berupa survei dan pemantauan keterampilan terutama untuk burung, reptil, amfibi, mamalia dan serangga berdasarkan permintaan dari TNGP. Selama pelatihan, beberapa spesies yang baru direkam untuk taman nasional seperti tujuh spesies katak dan empat jenis burung.

Setelah pelatihan ini, staf  Taman Nasional Gunung Palung akan terus praktek monitoring di lapangan dan mencoba untuk mengumpulkan dan mengintegrasikan data untuk memperbarui peta keanekaragaman hayati Taman Nasional Gunung Palung.

Survey on FPIC

Survei FPIC dilakukan pada Januari dan Maret 2014, bertujuan untuk identifikasi pemangku kepentingan (stakeholders) untuk FPIC, Penilaian kebutuhan bagi peningkatan kapasitas bagi FPIC.

Kantor Jakarta & Aktivitas Kalimantan Tengah

UNFCC COP 19 Warsaw

Partisipasi dalam anggota DELRI Kemenhut pada UNFCCC COP 19 di Warsaw.

IJREDD+ dibawah koordinasi Pokja Perubahan Iklim Kemenhut memberikan dukungan pada partisipasi  Kemenhut dalam UNFCCC COP 19 yang diselenggarakan pada 11-18 November 2013 di Warsaw. National Coordinator, Gun Gun Hidayat, PhD., diutus untuk menjadi anggota DELRI mendukung penyelenggaraan  sekaligus presentasi pada Seminar 2 hari bidang Kehutanan di Indonesian Pavilion .  Dalam kesempatan yang sama, Nat Coord melakukan presentasi di Japan Pavilion .  Selanjutnya, IJREDD+ memfasilitasi proses pembuatan dan pencetakan dokumentasi hasil partisipasi DELRI Kemenhut pada UNFCCC COP 19 Warsaw.

Program Kunjungan ke Jepang

Pada bulan Februari 2014, Program Kunjungan ke Jepang dilakukan dengan melibatkan 12 peserta dengan tugas pokok dan fungsinya dalam perumusan kebijakan, dan tingkat pengambil keputusan dari Kementerian Kehutanan, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Universitas. Tim dipimpin oleh Ibu DR. Yetti Rusli, Staf Ahli Bidang Lingkungan dan Perubahan Iklim, Kementerian Kehutanan, disertai oleh Bapak Zeet Hamdy Assovie, Sekretaris Daerah Pemerintah, Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan dari program ini adalah untuk mengetahui kebijakan dan kegiatan mengatasi perubahan iklim dan mempromosikan pengelolaan hutan lestari di Jepang dan juga dalam konteks internasional. Para peserta melakukan pertemuan di Dinas Kehutanan dan JICA, kunjungan lapangan ke Satoyama situs pengelolaan hutan dan hutan nasional di Kyoto. Mereka juga menghadiri seminar oleh Universitas Kyoto pada pengelolaan hutan tropis, dialog dengan sektor swasta,  juga berpartisipasi dalam Seminar Internasional tentang REDD + diselenggarakan oleh FAO dan REDD + Pusat Penelitian dan Pengembangan, Kehutanan dan Hasil Hutan Research Institute di Jepang (FFPRI). Ibu DR. Yetti Rusli membuat catatan presentasi kunci pada kebijakan REDD + dan pelaksanaan di Indonesia.

Joint Worksjop on Peatland MRV at Palangkaraya

Sebuah lokakarya tentang lahan gambut MRV di Kalimantan Tengah diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Komda REDD +), Universitas Palangka Raya, JICA-SATREPS Project untuk Api Liar dan Manajemen Karbon di Gambut-hutan di Indonesia dan IJ-REDD +, pada 28-29 Januari 2014, di Palangka Raya. Dalam lokakarya ini, sekitar 90 orang telah menghadiri. Mereka berasal dari berbagai organisasi termasuk pemerintah provinsi dan kabupaten dari Kalimantan Tengah, kementerian dan organisasi dari pemerintah pusat, universitas, lembaga penelitian, mitra pembangunan dan perusahaan swasta.   Pada hari pertama, situasi terkini Strategi REDD + dan lahan gambut MRV disajikan dari perwakilan dari lembaga Indonesia, serta hasil dari proyek JICA-SATREPS dari profesor dan peneliti dari Universitas Hokkaido, Universitas Tokyo dan Jepang Space Systems. Pada hari kedua, para peserta mendiskusikan bagaimana menerapkan temuan ilmiah maju dengan proyek JICA-SATREPS ke tanah gambut MRV dan REL REDD + dan RAD-GRK di Kalimantan Tengah.

Diusulkan pada sesi penutup untuk merumuskan “manual” untuk menerapkan hasil dari proyek JICA-SATREPS ke tanah gambut MRV di Kalimantan Tengah.

Berita Terkait :

[12.02.16] Pelatihan Fasilitasi Masyarakat di TNGP Tahap Ketiga

Pelatihan Fasilitasi Masyarakat di TNGP tahap ketiga Angkatan Kedua mengambil tema FALCON (Facilitative Listening in Conversation). Pelatihan ini menghadirkan fasilitator dari i-i-network, yaitu Rie Yamada, Kazuhito Suga dan Elizabeth Rahyu. Hadir juga Wiryawan, S.Hut, M.Ec.Dev; Seno Pramudita, S.Hut, ME.; I Gusti Made Subagiarta dan I Gusti Ketut Selengkapnya…

[12.02.16] Inisiasi Kerjasama Desa Model FCP

Beberapa pertemuan dan kegiatan kunjungan lapang dilakukan dalam rangka menginisiasi kerjasama dengan desa model yang dibentuk oleh FCP. (1) Pertemuan dengan BKSDA (Bapak Sahat, Ibu Ita) dan Mr. Kuno, pada 17 Februari 2015. Proyek memberikan penjelasan mengenai konsep kegiatan keluaran 3; (2) Pertemuan informal pada 10 Maret 2015 dihadiri Selengkapnya…

[12.02.16] Rekruitmen Program Officer Bidang Pencegahan Kebakaran Hutan

IJ-REDD+ Project membutuhkan 1 (satu) orang Program Officer untuk ditempatkan di kantor IJ-REDD+ Ketapang, Kalimantan Barat. Posisi tersebut akan bertanggung jawab terhadap implementasi ouput 4 dibawah proyek IJ-REDD+ yaitu “Emission Reduction Activites Regarding Forest Fire Control.”

Keterangan selengkapnya dapat diunduh disini.

 

[teks | ©PJLHK | 120216

 Selengkapnya...

[11.12.15] IJ-REDD Palangkaraya

Project Steering Commitee / Joint Coordinating Committee Kedua

PSC/JCC kedua dilaksanakan pada 22 Juli 2014, dihadiri oleh sekitar 60 partisipan dari Kementerian Kehutanan, BAPPENAS, Kementerian Dalam Negeri, BP REDD+, dan perwakilan Pemerintah Daerah dari Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. dari pihak Jepang, Atase Lingkungan Hidup Kedutaan Besar Jepang

 Selengkapnya…

[11.12.15] Sosialisasi RAD GRK dan SRAP REDD+ Kalimantan Barat

Sekretariat POKJA RAD GRK dan Pokja REDD+ Kalimantan Barat bekerjasama dengan IJ-REDD+ Project menyelenggarakan sosialisasi Rencana Aksi Daerah Gas Rumah Kaca dan Strategi Rencana Aksi Provinsi REDD+ Kalimantan Barat. Sosialisasi dilakukan di Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Mempawah.

Kegiatan sosialisasi di hadiri oleh

 Selengkapnya…

[11.12.15] Lokakarya

Penyiapan Pengembangan Aktivitas REDD+ di  TNGP

Lokakarya dilaksanakan pada tanggal 22-23 September 2014 di Ketapang. Tujuan lokakarya adalah: Memahami konsep dasar REDD+ dan safeguard; Berbagi perkembangan kegiatan dan rencana aktivitas IJ-REDD+; Mempersiapkan forum untuk pengelolaan kolaborasi yang lebih efektif; dan peningkatan kapasitas staf Balai TNGP sebagai proponen REDD+

 Selengkapnya…

[16.03.15] IJ-REDD+ PROJECT

Proyek Kerjasama teknis antara Kementerian Kehutanan Indonesia dengan JICA (Japan International Cooperation Agency) ini sudah berjalan selama 1 tahun. Provinsi yang menjadi target proyek IJ-REDD+ adalah Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi Kalimantan Tengah. Banyak aktivitas, capaian dan output yang sudah dijalankan. Program Reducing Emissions from Deforestation and Selengkapnya…

 
Kantor Kami

Jakarta Office:

Manggala Wanabakti Building

Block VII 6th Floor

Jl. Jenderal gatot Subroto

jakarta 10270

Phone: +62-21-572-0218

Fax: +62-21-5790-2986

Pontianak Office:

Dinas Kehutanan Prov. kalimantan Barat

Jl. Sultan Abdurrachman No. 137

Pontianak 78116

West Kalimantan

Phone: +62-561-570-228

Fax: +62-561-570-229

Ketapang Office:

Balai Taman Nasional Gunung Palung

Jl. Gajahmada (Kalinilam)

Ketapang 78812

West Kalimantan

Phone: +62-534-770-7345

Fax: +62-534-32720