Depan » Berita » Dusun Wisata Di Gerbang Tn Betung Kerihun

Dusun Wisata di Gerbang TN Betung Kerihun

18 Nov 2011 | EmailKirim Teman

Tanggal 30 Oktober 2011 merupakan hari yang penting bagi Dusun Sadap. Sebuah dusun yang berada di daerah penyangga Taman Nasional Betung Kerihun ini secara resmi menyandang predikat sebagai dusun wisata. Secara administratif dusun ini berada di Desa Manua Sadap, Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Launching Dusun Wisata Sadap merupakan bagian dari rangkaian Festival Betung Kerihun – Danau Sentarum 2011. Festival yang baru digelar untuk pertama kali pada tahun ini memiliki agenda kegiatan lainnya seperti : eksplorasi TN Betung Kerihun; workshop ekowisata dan jasa lingkungan; dan puncaknya adalah festival wisata dan budaya yang bertempat di sekitar Danau Sentarum.

Acara yang dilaksanakan di rumah betang (rumah panjang) Dayak Iban Dusun Sadap ini, dihadiri oleh Bupati Kapuas Hulu beserta jajarannya, unsur Muspida, Muspika, tokoh masyarakat dan ketua adat, pejabat dari Kementerian Kehutanan, Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Balai Taman Nasional Danau Sentarum, mitra kerja, dan Perguruan tinggi. Beberapa tokoh penting didaulat untuk memberikan pidato sambutannya.
Masyarakat Dusun Sadap menyambut baik adanya program ini. Dusun yang dihuni oleh 158 jiwa ini telah siap menerima kunjungan wisatawan, walaupun masih memiliki kekurangan-kekurangan namun ke depan akan terus diperbaiki. Pernyataan ini dilontarkan oleh J.B. Jimbau, seorang tokoh masyarakat Dusun Sadap.

Kemudian, Kepala Balai Besar TN Betung Kerihun, Dr.Ir. Joko Prihatno, MM, dalam sambutannya menjelaskan bahwa dusun sadap memiliki potensi yang besar untuk pengembangan ekowisata. Dusun Sadap ditetapkan menjadi dusun wisata karena telah memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut : 1) Memiliki potensi alam yang dapat dipadukan dengan kekayaan adat istiadat, budaya tradisional dan makanan khas setempat; 2) Telah ada praktek kunjungan wisata; 3) Memiliki fasilitas-fasilitas pendukung ekowisata.

Sementara Direktur PJLK2HL, pada kesempatan ini diwakili oleh Kasubdit Promosi dan Pemasaran Konservasi Alam, Ir. Agus Haryanta, M.Sc menyatakan bahwa sangat mendukung penetapan Dusun Sadap sebagai dusun wisata. Program ini merupakan bentuk pembinaan terhadap daerah penyangga taman nasional. Jika program ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat maka akan berdampak terhadap pengamanan dan keberlanjutan taman nasional. Beliau juga menegaskan bahwa pengembangan ekowisata tidak bisa hanya dilaksanakan oleh satu pihak saja, perlu kerjasama sinergis antara berbagai pihak terkait.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Bupati Kapuas Hulu, A.M. Nasir, S.H. Dengan rasa suka cita Bupati menyambut gembira program ini dan berharap Festival Betung Kerihun – Danau Sentarum dapat menjadi agenda rutin tahunan. Harapannya dengan festival ini akan mampu menggerakkan pembangunan sektor wisata di Kabupaten Kapuas Hulu. Bupati juga kembali menegaskan komitmen untuk tetap menjaga kelestarian TN Betung Kerihun dan Danau Sentarum. Kedua kawasan konservasi ini merupakan aset berharga bagi masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu. Setelah menutup sambutannya, Bupati melakukan pemukulan gong, yang menandai secara resmi Dusun Sadap menjadi dusun wisata.

Semoga penetapan dan pelaksanaan program Dusun Wisata Sadap dapat berlangsung secara berkelanjutan. Hasil dan manfaat yang diperoleh melalui pemanfaatan bidang ekowisata ini dapat mendukung kelestarian taman nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti harapan semua pihak.

[teks & gambar (c) Dit PJLK2HL | Egar| 4 November 2011]